5 Masjid Terpopuler di Indonesia

Indonesia negara dengan beragam agama dan kebudayaan. Sesuai dengan filosofi Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang sangat menjunjung tinggi keberagaman agama dan budaya di tengah masyarakat demi cita-cita persatuan bangsa.

Dari 268 Jutaan jumlah penduduk Indonesia, diperkirakan terdapat lebih dari 90% dari total jumlah penduduk di Indonesia yang beragama Islam. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia menjadi penyumbang masyarakat beragama Islam terbesar di dunia. Sebanyak 10-13% dari jumlah muslim di dunia tinggal di Indonesia.

Baca Juga : Kunci Keberhasilan Dalam Tim

Penduduk Muslim menjadi mayoritas di negara Indonesia. Hal ini sejajar dengan keberadaan tempat ibadah umat muslim, yaitu Masjid. Menurut data dari Kemenag, di Indonesia terdapat lebih dari 200 ribu Masjid, ratusan ribu Musholla publik, sekolah, rumah sakit dan perkantoran.

Pembangunan Masjid di Indonesia tak bisa lepas dari sejarah dan keberagaman kultur di dalamnya. Asal mula berdirinya Masjid menjadi nilai tersendiri. Banyak masyarakat di Indonesia yang berbondong-bondong dari suatu daerah untuk sekedar mengunjungi Masjid-masjid yang populer. Nah, Masjid mana saja yang populer di Indonesia? Berikut 5 Masjid terpopuler di Indonesia :

1.Masjid Istiqlal – Jakarta

2.Masjid Agung Baiturrahman – Banda Aceh

3.Masjid Al Akbar – Surabaya

4.Masjid An Nur – Riau

5.Masjid Raya Hubbul Wathan, Islamic Centre – NTB

Baca Juga : Karpet Carving. Apa Itu?

Peluang Usaha Reseller Karpet

Karpet Carving. Apa itu?

Teknik Carving Pada Karpet Handmade

Terdapat banyak jenis-jenis karpet untuk melengkapi keindahan ruangan Anda. Ada karpet handmade, loop pile, cut pile, carving, shaggy. Hayooo… Jenis karpet apa saja yang sudah Anda ketahui?

Baca Juga : Brand Yang Ada di “Hati” Konsumen

Kali ini kita akan membahas salah satu jenis karpet handmade dengan teknik carving. Hmmm… Apa ya kira-kira teknik carving yang dimaksud? Apakah sejenis teknik kung fu ataukah teknik memancing? Mari kita bahas.

Teknik carving atau memahat pada dasarnya merupakan proses mengurangi bagian-bagian yang tidak diperlukan. Teknik carving pada umumnya sering kita jumpai pada kesenian patung.

Ukiran Detail Menjadi Ciri Khas Jenis Karpet Carving

Lalu apa yang membedakan teknik carving pada karpet dengan teknik carving pada patung? Jawabannya adalah medianya. Teknik carving pada karpet menggunakan media benang sedangkan teknik carving pada patung umumnya pada media kayu. Benang yang digunakan bisa benang apa saja, termasuk benang wool, akrilik, bamboe, dll.

Karpet jenis carving ini lebih menonjolnya karakter seni. Ukiran detail menjadi ciri khas pada jenis karpet carving ini. Motif karpet yang dihasilkan bisa seolah-olah timbul layaknya kesenian patung.

Nah… Kini Anda sudah tahu kan apa itu karpet carving. Semoga menjadi inspirasi bagi Anda yang sedang mendekor ruangan rumah. Selamat berkreatif.

Baca Juga : Perbedaan Karpet Permadani & Karpet Custom Design

Peluang Usaha Menjadi Reseller Karpet

Brand yang ada di “Hati” Konsumen

Dalam kondisi saat ini, strategi konten brand harus di adjust dan disesuaikan sesuai insight dari Customer Behavior dan Expectation.

Konsumen ingin melihat brand memberikan hal-hal positif selain promo-promo dan hard sell. Jadilah Brand yang ada di “hati” konsumen dengan cara “menolong” konsumen.

Ciptakan konten-konten yang sesuai kebutuhan terpendam dari konsumen sehingga faktor Engage akan lebih kuat terhadap Brand.

Tunjukan bahwa Brand kita CARE dengan kondisi saat ini, Brand kita PEDULI dengan apa yang terjadi dengan konsumen kita, dengan lingkungan sekitar kita.

Baca Juga : Karpet Terbaik di Indonesia

Jadilah brand yang “Berarti” “Meaningfull” bagi konsumen saat ini, jangan cuma jualan dan posting produk karena hal ini malah membuat engage dengan customer akan semakin jauh.

Baca Juga : Kesuksesan Dalam Tim

Sharing is New Currency.

Misal, jika brand kita adalah brand bisnis kuliner, nah kita bisa membuat konten-konten seperti dibawah ini:

  • Tips hidup sehat
  • Tips mengelola keuangan
  • Tips memulai bisnis kecil-kecil an
  • Tips membuat produk Indomie di rumah
  • Les bahasa inggris daalgona di rumah
  • Les bahas inggris
  • Tips buat bakso rumahan
  • Konten yg mendorong untuk terus semangat
  • Tips tetap produktif di rumah
  • Konten menolong sesama, donasi, dll
  • Activation Brand Movement, Donation, dll
  • Konten yang memberikan Harapan, support, dan semangat
  • Giveaway

Dan banyak lagi konten yang kuat secara engagement yang bisa diexplore dan di cari insightnya di online.

Bentuk kontent tentu pasti terkait dengan apa yang menjadi perilaku utama konsumen saat ini, salah satunya tentu penggunaan Social Media yang saat ini meningkat sangat tajam.

  • Carousel Content (Swipe beberapa halaman)
  • IG Live
  • IG Video
  • Ngobrol bareng buzzer
  • Meetup via Zoom / Google meet

Remember, our friend, our customer, our family, they BUY because WE CARE of them.

Kunci Keberhasilan Tim

Harus dipahami sebuah tim yang dibentuk dalam perusahaan merupakan fondasi utama dalam kesuksesan sebuah bisnis. Salah satu syarat menjadi pegawai yang baik adalah harus memiliki soft skill dalam bekerja sama dengan tim. Selain dari perseorangannya saja, tim yang baik juga harus memenuhi 7 kualitas untuk dapat meraih kesuksesan. Apa saja kualitas yang harus dimiliki oleh tim yang baik?

1. Komunikasi

Komunikasi adalah kunci kesuksesan didalam sebuah tim. Dalam 1 tim pasti akan banyak sekali kepala yang memiliki berbagai ide dan gagasan berbeda. Tanpa adanya komunikasi yang baik, pasti tim tidak akan berjalan karena akan terbentur dengan ego masing-masing anggotanya. Untuk menciptakan tim yang baik dan sukses, perbanyak komunikasi dan keterbukaan di antara anggota tim, menyampaikan kritik, opini serta ide untuk kemajuan tim itu sendiri.

Komunikasi yang baik juga dapat dilakukan untuk selalu memonitor proses pekerjaan-pekerjaan yang sedang dikerjakan dan tentunya bekerja sama berdasarkan panduan kerja untuk efisiensi yang baik. Komunikasi yang buruk dapat membawa tim ke dalam konflik yang tak berujung.

2. Fokus Pada Tujuan

Tim yang baik seharusnya dapat lebih fokus pada kualitas hasil pekerjaan dibandingkan hanya menghitung kuantitasnya saja. Mengatur goals sebelum mengerjakan sebuah proyek sangat penting dilakukan agar semua anggota tim tahu apa yang harus mereka kerjakan masing-masing.

Dalam mengatur goals dari sebuh proyek yang akan dikerjakan, masing-masing anggota tim juga harus mengetahui kontribusi apa yang mereka bisa lakukan agar hasilnya memuaskan dan maksimal.

3. Integritas

Dalam sebuah tim yang baik, setiap anggotanya harus mengetahui tanggung jawab serta tugas yang mereka pikul dalam sebuah proyek. Mereka juga harus memiliki intergritas untuk menyelesaikan semua tanggung jawabnya dengan baik. Segala kesulitan dan juga halangan harus dibicarakan dan diselesaikan bersama.

Jangan sampai ada anggota tim yang tidak dapat menyelesaikan tugasnya dan lari dari tanggung jawab. Hal ini dapat menghambat kerjasama tim dan proyek tidak akan berjalan dengan maksimal.

4. Saling Mendukung

Terciptanya tim yang baik tidaklah sulit jika semua anggota timnya saling mendukung satu sama lain. Anggota tim seharusnya saling membantu jika ada kesulitan, bukan malah saling menjatuhkan karena sebuah persaingan. Dengan adanya saling mendukung dan saling menolong, sebuah tim akan lebih produktif dan hasil pekerjaan akan lebih bagus.

Dukungan-dukungan yang diberikan tiap anggota tim akan sangat berarti dan dapat mempengaruhi mood dalam bekerja. Dukungan ini dapat berbentuk pertolongan di saat anggota tim yang mengalami kesulitan atau menanyakan progress pekerjaannya.

5. Saling Mengisi Perbedaan

Setiap orang pasti memiliki perbedaan mulai dari cara berpikir, pola kerja, skill, sudut pandang, ide dan juga kreativitas. Perbedaan ini sangat dibutuhkan dalam sebuah tim untuk saling melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada di dalam anggota tim.

Misalnya A memiliki skill untuk membuat report dengan detil yang bagus dan akan dibantu B yang sangat jago presentasi. Lalu C akan rajin follow up kepada klien untuk hasil pitching dan seterusnya. Dari contoh tersebut, perbedaan skill akan membentuk harmonisasi dalam kerjasama tim. Tidak hanya itu, perbedaan ide-ide juga dapat menjadi 1 ide besar yang hebat untuk sebuah proyek.

6. Kepemimpinan yang Baik

Sebuah tim tanpa pemimpin mungkin akan menjadi tim yang ruwet dan tidak beraturan karena tidak ada yang mengatur jalannya pekerjaan. Tim yang baik juga harus memiliki pemimpin yang terpercaya dan menghormati anggota timnya.

Tugas seorang pemimpin tim atau team leader adalah untuk menyatukan semua anggota tim dan mengatur proses pekerjaan agar berjalan secara teratur, memberi semangat pada anggota tim serta memberikan update terbaru pada tiap anggota tim mengenai proyek yang sedang dikerjakan.

7. Have Fun

Mengerjakan proyek penting dalam sebuah tim memang harus serius, namun tidak ada salahnya untuk sedikit bersenang-senang agar mengurangi stress. Lingkungan yang kaku dan terus-menerus bekerja dapat menimbulkan kelelahan serta mengurangi produktivitas, lho!

Maka dari itu ciptakan suasana yang menyenangkan agar tiap anggota timnya nyaman untuk saling bekerjasama. Menciptakan susasana yang menyenangkan ini dapat dilakukan dengan cara-cara simple seperti makan malam bersama setelah pulang kerja atau nobar film terbaru.

Dengan intensi bersenang-senang yang semakin sering, semakin eratlah hubungan antara anggota tim dan juga akan terbentuknya rasa percaya. Bersenang-senang bersama juga dapat mengurangi konflik yang kerap terjadi dalam tim.