Lompat ke konten
Beranda » berita & tips » Produk Desain Furniture Vintage

Produk Desain Furniture Vintage

Produk Desain Furniture Vintage – Secara umum, vintage artinya adalah pada segala sesuatu yang usang dan lama, serta berasal dari kenangan di masa lalu. 

Vintage banyak di gunakan dalam berbagai segi kehidupan, seperti otomotif, fashion, barang-barang, hingga rumah. Di bandingkan gaya lainnya, gaya vintage seolah membawa kita kembali ke masa lalu. 

Pada rumah, vintage adalah gaya desain yang memberikan suasana dan atmosfer ruang yang klasik dengan tambahan elemen dekorasi yang cenderung antik. Hal-hal ini bisa di tunjukan dengan kehadiran barang-barang lama, perabotan antik pada berbagai era di masa lalu, hingga koleksi langka lainnya.

Konsep vintage memiliki daya pikat yang besar yang tetap bertahan sampai saat ini. Tidak hanya pada hunian, banyak juga restoran dan kafe bertema jadul dengan konsep membawa suasana khas tempo dulu. 

Dengan interior khas zaman 80-an dan 90-an yang di lengkapi dengan dekorasi sepeda jadul, televisi tabung, alat makan jadul, dan lainnya, restoran dan kafe tersebut berhasil menarik banyak pengunjungnya bernostalgia. 

Baca Juga :  Desain Rumah Musim Panas, yang Bisa Kamu Coba

Ciri Khas dan Karakteristik Rumah Vintage 

Dalam Desain Furniture Vintage, memasukan unsur-unsur lama ke dalam ruangan bisa membangkitkan dan menciptakan suasana nyaman dan atmosfer ruang yang penuh kehangatan dan warna.

Untuk mengadopsi gaya vintage pada rumah Anda, berikut ini ciri rumah vintage yang harus Anda ketahui: 

Nuansa Jadul 

Ciri utama rumah vintage adalah kesan jadul yang d itampilkan. Kesan ini bisa di tampilkan melalui penggunaan material, pemilihan aksesoris, hingga furnitur yang di gunakan. Umumnya bahan atau material dasar desain vintage adalah bahan kayu dan memiliki model jadul. 

Nuansa jadul juga bisa di tampilkan dengan penggunaan kursi goyang dengan kayu yang melingkar yang populer di masa lampau.

Model vintage bisa mengambil dari model yang populer di masa lampau atau model modern yang terkesan lusuh. Desain furnitur vintage tak harus benar-benar barang dari masa lalu.

Namuh, desain dari masa lampau yang di aplikasikan kembali saat ini, juga bisa di kategorikan sebagai vintage. 

Penggunaan Furnitur Antik

Furnitur antik terkadang harus berusia puluhan hingga ratusan tahun. Selama memiliki model dan tampilan yang kuno, maka furnitur itu bisa di kategorikan sebagai vintage.

Furnitur vintage, terbagi menjadi dua kelompok. Pertama, furnitur original dengan model yang populer di masa lampau, seperti meja, kursi, dan lemari jengki yang populer pada tahun 1950 hingga 1970-an.

Selanjutnya ada juga furnitur dengan model modern yang terkesan lusuh. Furnitur ini sengaja di buat dengan mengecat ulang dan memberikan efek cat mengelupas di beberapa bagian untuk menciptakan kesan vintage.

Permainan Warna 

Karakteristik yang paling mudah di tebak dari desain vintage artinya adalah penggunaan warnanya. Desain vintage umumnya di dominasi dengan warna-warna lembut atau warna pastel seperti hijau telur asin, biru muda, orange, kuning, merah, pink, dan aquamarine.

Anda bisa menerapkan warna-warna tersebut pada dinding, lemari TV, dekorasi, sofa bed, hingga peralatan makan.  

Dekorasi yang Khas 

Dekorasi juga menjadi hal lain yang bisa menampilkan kesan vintage. Salah satu dekorasi yang bisa Anda gunakan pada desain vintage adalah kehadiran vas bunga dengan beberapa tangkai bunga, telepon jadul, kotak musik, lampu kuno, tempat lilin, buku, dan patung.

Baca Juga :  Ruang Rapat Minimalis yang Nyaman di Kantor

Selain itu, hadirkan pila cermin antik yang biasanya berbentuk persegi atau oval dengan bingkai dari kayu yang memiliki ukiran cantik.

Jangan lupakan jam analog yang di gantung di dinding atau jam berukuran besar yang lengkap dengan bandul. Anda bisa meletakannya di ruang tamu atau ruang keluarga. 

Unsur Barang Elektronik Bergaya Retro 

Selanjutnya, ciri rumah vintage adalah hadirnya barang-barang elektronik bergaya retro seperti radio, TV cembung, dan oven untuk dapur.

Anda bisa mencari barang-barang ini di pasar barang antik atau membongkar koleksi barang elektronik milik kakek dan nenek. Jika barang-barang tersebut sudah tidak bisa berfungsi, Anda masih bisa meletakkannya di dalam ruangan sebagai dekor ruangan.

Bentuk Plafon 

Bagian rumah yang bisa menunjukan desain vintage adalah plafon yang beragam. Pada sejumlah hunian dengan desain vintage, bagian plafonnya berbentuk datar di tutupi dengan material kayu sehingga ruangan terlihat rapi. 

Selain itu, ada pula rumah yang bentuk plafonnya di biarkan terekspos sehingga memperlihatkan struktur kayu penopang. Kesan yang berhasil di ciptakan oleh penggunaan desain plafon vintage adalah kesan yang klasik dan lebih luas.

Keunggulan Rumah Vintage

Living room is the most comfortable place at home to take a converse with beloved family and host a guest. Vintage living room decorating idea can help you to high the warmth and comfort of your living room.

Hunian bergaya vintage saat ini banyak di gunakan karena memberikan terasa hangat, elegan, dan unik. Terkadang Anda tidak perlu membeli barang vintage karena bisa saja mendapatkan warisan dari rumah kakek dan nenek.  

Berikut ini beberapa kelebihan dari hunian bergaya vintage: 

  • Memberikan tampilan yang organik pada rumah.
  • Cocok untuk pencinta tema oldies dan kolektor barang-barang antik.
  • Desain interior bergaya vintage dapat di padukan dengan desain interior lainnya seperti desain interior modern, retro, minimalis, industrial, dan juga rustic. 
  • Salah satu desain yang tak lekang oleh waktu. 
  • Menampilkan kembali estetika elegan masa lampau di dalam kehidupan modern 
Baca Juga :  Kesalahan memasang karpet tile yang harus kamu hindari

Ide dan Tips Menerapkan Vintage di Rumah 

Tertarik memakai gaya vintage di rumah, Pins? Yuk, simak tipsnya berikut ini: 

Padukan dengan Desain Lain 

Desain vintage artinya memang sangat cocok di padukan dengan desain lainnya, seperti modern, retro, minimalis, hingga industrial. Menciptakan interior vintage dengan kombinasi warna dan tekstur dari desain lainnya akan menghasilkan rumah yang apik, unik, dan dinamis. 

ins dapat menata ruang tamu dengan memasangkan sofa berbahan kulit modern yang di padukan dengan meja kayu, atau memasang kabinet kayu di dapur minimalis. 

Pakai Unsur Kayu 

Pada rumah bergaya vintage, kayu memiliki peranan penting dalam menghadirkan interior bergaya jadul yang unik. Biarkan kayu terlihat apa adanya agar terlihat ‘setengah jadi’ atau tidak halus, banyak goresan, retakan, dan berserat.

Dengan gaya ini, maka rumah Anda akan semakin maksimal dalam memberikan tampilan khas vintage yang natural atau organik pada hunian. 

Tambahkan Ornamen Foto Hitam Putih 

Agar tampilan rumah vintage semakin maksimal, tambahkan potret keluarga hitam putih sebagai pajangan dinding.  Potret keluarga hitam putih atau sepia berbingkai foto kayu yang di pajang dalam berbagai ukuran sangat cocok untuk di aplikasikan ke dalam desain interior satu ini. 

Selain foto hitam putih, Pins pin dapat menggantung lukisan-lukisan kuno untuk mempertegas kesan vintage pada ruangan. 

Berkreasi dan Buat Barang Bertema Vintage Sendiri 

Membuat perabot bergaya vintage adalah cara yang Pins lakukan jika tidak menemukan barang antik yang sulit di temukan. Anda juga mendaur ulang barang-barang lama.

Ingin memiliki rumah dengan furniture vintage pada zaman yang serba modern ini? Kenapa tidak? Yuk, wujudkan keinginan Anda dengan melengkapi interior rumah menggunakan produk desain furniture vintage sehingga suasana vintage pada hunian semakin kental.

1. Meja Tamu Furniture Vintage Bermotif Kayu

meja tamu desain vintage

Salah satu ciri-ciri desain vintage adalah kehadiran ornamen kayu di dalamnya. Untuk itu, Anda bisa memiliki furnitur dengan kayu sebagai material utamanya. Contohnya seperti meja tamu yang memperlihatkan serat-serat kayu ini, nih.

Laman: 1 2 3