Lompat ke konten
Beranda » berita & tips » Penggunaan Warna Pada Fungsi Interior Kantor

Penggunaan Warna Pada Fungsi Interior Kantor

warna interior kantor – Jika Anda pernah menemukan warna yang cocok lalu Anda pikir sesuai untuk furniture kantor Anda.

Maka hal itu merupakan representasi dari perasaan Anda terhadap warna tersebut. Salah satu elemen yang di perlukan dalam desain interior kantor adalah pemilihan warna. Karena pada kenyataannya setiap warna memiliki arti dan dapat memberikan kesan tertentu.

Dengan memperhatikan teori-teori mengenai pemilihan warna untuk ruang kantor tentu saja sangat menunjang efektifitas kerja karyawan.

Apa itu teori warna ?

teori warna atau color theory adalah pedoman yang di gunakan oleh desainer untuk menyampaikan pesan kepada pengguna melalui warna.

Secara umum, warna memang bisa di lihat dari persepsi masing-masing orang. Ada yang menyukai warna tertentu atau bahkan tidak menyukainya.

Namun, hal yang tidak di sadari oleh entrepreneur adalah bahwa warna memiliki peran penting dalam membangun brand.

Bahkan, menurut 99 Designs, orang-orang memutuskan apakah menyukai suatu produk atau tidak dalam waktu 90 detik atau kurang.

Baca Juga :  Kamar Tidur Modern

Sebanyak 90% dari keputusan itu hanya di dasarkan pada warna saja, bukan aspek yang lain.

Dari sini, terlihat bahwa sebaiknya desainer grafis lebih peka dalam pemilihan warna dengan menggunakan teori warna.

Teori Warna dan Color Wheel

Dalam roda warna, dia mengkategorikan ke dalam tiga kelompok, yaitu primer, sekunder, dan tersier.

1. Primer

Menurut Hubspot, warna primer adalah warna yang tidak bisa kamu buat dengan menggabungkan dua warna atau lebih secara bersamaan.

Dengan kata lain, primer menjadi warna dasar, contoh dari warna primer adalah merah, kuning, dan biru.

2. Sekunder

Berbeda dengan primer, warna sekunder justru warna yang dihasilkan dari gabungan dua dari tiga warna primer di atas, contoh dari warna sekunder:

pertama, merah + kuning: oranye

kedua, biru + merah: ungu

ketiga, kuning + biru: hijau

3. Tersier

Warna tersier di nilai lebih rumit dari dua warna di atas. di sebabkan, ini merupakan campuran antara warna primer dan sekunder.

Agar memahami warna ini dengan baik, kamu harus memahami semua komponen warna lainnya, Pasalnya, tidak semua warna primer dapat di gabungkan dengan warna sekunder, dan begitu sebaliknya.

Salah satu contoh dari warna tersier adalah merah + ungu: magenta.

Baca Juga :  Tips Desain Ruang Untuk Kantor Kecil

Skema Warna

skema warna di bagi menjadi beberapa kategori:

1. Monokrom

Secara umum, skema monokromatik menggunakan variasi rona yang sama. Skema ini sangat sederhana dan dapat menghasilkan tampilan yang sangat elegan.

2. Analog

Analog menggunakan perpaduan antara warna primer dan juga sekunder.  Skema ini di nilai sangat menenangkan dan nyaman untuk di gunakan. 

Bagi bisnis, skema analog tidak hanya enak dipandang, tetapi juga dapat mengajak konsumen untuk mengambil tindakan, seperti membeli produk atau layanan.

Secara tidak langsung, di sini juga merupakan perananan penting dari teori warna melalui skema warna.

3. Complementary

Skema ini menggunakan warna yang berlawanan pada roda warna, seperti merah dan hijau. Biasanya, dalam skema ini akan terlihat kontras yang kuat sehingga sangat terlihat.

4. Triadic

Skema ini di buat dengan menggunakan tiga warna yang di sebar secara merata di seluruh roda warna. Warna-warnanya kemungkinan tidak cerah, tetapi skema dapat mempertahankan kontras yang tinggi.

Warna memiliki peran untuk membangun suasana ruang kantor serta untuk kenyamanan visual dan estetika ruang, efek psikologis warna menjadi hal yang  perlu di pertimbangkan.

Pemilihan warna kantor mulai dari cat dinding, furniture, dekorasi akan mempengaruhi produktivitas dan antusiasme setiap karyawan yang bekerja di dalam ruang kantor tersebut. [Warna yang mempengaruhi desain interior kantor]

Baca Juga :  Persiapan Sebelum Membangun Rumah Impian Anda
Warna yang mempengaruhi desain interior kantor
[Warna yang mempengaruhi desain interior kantor]

Ingin menerapkan warna untuk meredakan stres dan meringankan beban atau tekanan bekerja? Anda dapat berkonsultasi gratis dengan ahli kami untuk mengajukan solusi terbaik bagi kantor Anda.

Perpaduan Warna yang Mempengaruhi Desain Interior Kantor 

Merah

Warna yang mempengaruhi desain interior kantor
Merah merangsang gairah kerja & krem [Warna yang mempengaruhi desain interior kantor]

Warna merah merangsang emosi dan passion. Warna merah dengan oranye akan menciptakan lingkungan yang energik.

Tetapi jangan gunakan berlebihan, karena merah yang terlalu banyak juga bisa memicu agresi dan stres. Sebaiknya warna merah diterapkan di ruang karyawan yang hanya sementara waktu seperti kamar mandi atau dapur, tempat ketika karyawan tidak bekerja.

Kuning

Warna yang mempengaruhi desain interior kantor
Kuning, ceria. [Warna yang mempengaruhi desain interior kantor]

Kuning akan menciptakan rasa bahagia. Warna ini akan menghilangkan rasa bosan dan jenuh di kantor, warna ini meningkatkan rasa percaya diri karena berhubungan dengan keceriaan.

Warna kuning cocok diterapkan di furnitur kantor. namun terlalu banyak warna kuning juga bisa merusak  mood, sebaiknya imbangi dengan warna yang lebih kalem seperti kuning muda atau padu dengan biru muda.

Hijau dan Biru

Warna yang mempengaruhi desain interior kantor
Hijau alami & biru rileks. [Warna yang mempengaruhi desain interior kantor]

Hijau dan Biru, pengasah kreativitas. Warna natural seperti biru dan hijau akan membuat rileks, hadirkan warna hijau alami dengan tanaman. warna hijau di lingkungan kantor membuat lebih kreatif sehingga kinerja yang lebih baik. Bila Anda tidak menyukai warna hijau bisa disubstitusi dengan warna biru muda yang kalem.

Laman: 1 2