Lompat ke konten
Beranda » berita & tips » Apa itu Desain Interior? Penjelasan Desain Interior

Apa itu Desain Interior? Penjelasan Desain Interior

apa itu interior

Apa itu Interior – Jika Anda bergelut di bidang desain atau pasti sudah tak asing mengartikan perngertian interior.

Istilah tersebut biasanya selalu dihubungkan dengan kondisi atau keadaan pada bangunan atau ruang didalamnya.

Perancangan interior meliputi bidang arsitektur yang melingkupi bagian dalam suatu bangunan.

Contoh : Perancangan interior tetap, bergerak, maupun dekoratif yang bersifat sementara.

Pengertian Interior

Kata interior berarti yang dalam, bagian dalam, atau yang berkaitan dengan bagian dalam, interior sering kali diartikan sebagai komponen pendukung yang bisa mempercantik ruang di dalam rumah.

Interior yang digunakan biasanya yang berhubungan dengan furnitur, penataan ruangan, pemilihan cat, penggunaan tangga dan sebagainya yang berhubungan dengan rumah bagian dalam.

Dalam desain interior sendiri, terdapat tiga hal yang tidak terlepas dari hal terseut serta di jadikan sebagai acuannya, yaitu:

  • Ruang
  • Alat
  • Manusia (User)

Untuk memahami  pengertian interior di perlukan penguasaan sejumlah pengetahuan yang berkait dengan aspek kebutuhan manusia di dalam ruang sebagai makhluk individual maupun sosial.

Pengetahuan yang di maksud meliputi: sejarah desain, psikologi, sosiologi, ergonomi, konstruksi bangunan, fisika teknik, metodologi dan estetika.

Selanjutnya, hal yang bisa mendukung serta yang sangat di perlukan adalah penguasaan keterampilan dalam proses perancangan desain interior.

Di antaranya adalah kemampuan membuat program, kemampuan membuat presentasi desain, kemampuan komunikasi dan sebagainya.

Dalam adanya proses desain terdapat keunikan tersendiri seperti sebuah pendapat yang menyatakan bahwa proses desain itu tidak selalu merujuk kepada satu jawaban pasti dan benar.

Melainkan, hal ini sering merujuk pada satu solusi yang tepat untuk suatu menghadapi masalah yang berkenaan dengan segala sesuatu tentang desain.

Pengertian Desain Interior dari Para Ahli

Memahami tentang desain interior tentu tidak akan maksimal jika hanya mengacu pada satu definisi atau pengertian saja.

Agar pemahaman kamu semakin mendalam, ada baiknya untuk mengetahui pengertiannya dari akademisi atau ahli yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah definisi desain interior dari para ahli berikut ini.

  • D.K. Ching

Ching menjelaskan bahwa desain interior adalah proses merencanakan, merancang, dan menata ruang di sebuah bangunan agar dapat berfungsi memenuhi kebutuhan fasilitas atau sarana bernaung sekaligus berlindung bagi penghuninya.

Baca Juga :  Tips Desain Ruang Untuk Kantor Kecil

D.K. Ching juga menjelaskan bahwa desain interior adalah proses mewujudkan kondisi ruang yang berfungsi untuk menentukan dan juga mengatur aktivitas, mengekspresikan ide, penampilan, tindakan, kepribadian, dan perasaan, serta memelihara aspirasi. 

  • Alexander C

Menurut Alexander C, yang di maksud dengan desain interior adalah elemen atau komponen fisik yang pas pada sebuah struktur fisik. 

  • Dodsworth

Menurut pendapat Dodsworth, desain interior memiliki tujuan untuk menjadikan manusia selaku pengguna ruang mampu beraktivitas secara efektif dan lebih nyaman di ruangan tersebut.

Unsur-unsur Interior

 

Sebuah interior terdiri dari berbagai unsur dasar pembentuk.

gambar interior ruang keluarga

Karena desain interior adalah salah satu cabang ilmu dari seni rupa, maka elemen-elemen serupa dari elemen seni rupa juga dapat di temukan, seperti: garis, titik, bidang, tekstur, warna, ruang, dan lain-lain.

Namun, secara khusus, interior sendiri memiliki unsur sebagai berikut: 

1. Lantai

Sebagai unsur interior, lantai adalah batas bawah bagi interior sebuah ruang yang terbentang secara horizontal. 

Dalam desain interior, ada banyak hal yang bisa di terapkan pada sebuah lantai, seperti jenis material lantai, ketinggian lantai, hingga bentuk lantai itu sendiri.  

2. Dinding

Unsur interior selanjutnya adalah dinding. Elemen interior ini menjadi penyekat interior ruang.

Dinding membentang secara vertikal dan merupakan bidang paling dominan dalam ruang bangunan. 

Dinding dapat di aplikasikan dengan berbagai jenis material finishing, material pembentuk, hingga jenis pencahayaan. 

3. Ceiling

Ceiling adalah langit-langit yang menjadi pembatas interior yang terbentang secara horizontal di bagian atas interior. 

Langit-langit, di sebut juga plafon, dapat di modifikasi mulai dari penggunaan jenis materialnya, perbedaan ketinggian, dan varian bentuk.

4. Bukaan

Sebuah interior juga harus memperhatikan elemen bukaan sebuah ruangan. Jenis elemen ini terdiri dari jendela, pintu, dan lubang ventilasi. 

Dengan perancangan bukaan yang baik, maka akan berjalan sirkulasi udara yang baik, sehingga ruangan menjadi nyaman dan sehat.

5. Pencahayaan 

Dalam sebuah interior ruang di perlukan pencahayaan yang cukup intensitasnya.

Suasana ruangan juga akan terbentuk dengan adanya pengaplikasian pencahayan yang baik.

Penerapan pencahayaan dalam sebuah interior dapat di terapkan melalui adanya lampu. 

Prinsip dasar dari Desain Interior

Terdapat tujuh prinsip dasar yang tercangkup dalam !nterior design, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Unity and Harmony

Unity dan harmony memiliki arti dalam sebuah  ruangan di anggap sebagai suatu kesatuan di mana segala elemen dapat saling melengkapi dan saling menyatu satu dengan yang lainnya.

Sehingga dalam pengadaan desain !nterior akan tercipta komposisi yang seimbang.

Baca Juga :  Arti Desain Interior Rumah

2. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan atinya tidak memihak satu sisi atau juga tidak “berat” sebelah. Tidak terlalu condong ke sisi sebelah kanan atau kiri atau atas dan sebagainya.

Segala sesuatu yang  penuh seimbang akan menciptakan unity dan harmony, termasuk dalam desain !nterior. Keseimbangan di sini terbagi menjadi 3 yaitu:

  • Keseimbangan Simetris

Terjadi apabila berat visual dari elemen-elemen desain terbagi secara merata baik dari segi horizontal maupun vertikal.

Gaya ini mengandalkan keseimbangan berupa dua elemen yang mirip dari dua sisi yang berbeda.

  • Keseimbangan Asimetris

Terjadi ketika berat visual dari elemen desain tidak merata di poros tengah halaman.

Gaya ini mengandalkan permainan visual seperti skala, kontras, warna untuk mencapai keseimbangan dengan tidak beraturan.

  • Keseimbangan Radial

Di mana semua elemen yang di desain tersusun dan berpusat di tengah. Misalnya: Tangga berbentuk spiral.

3. Vocal Point

Maksud dari Vocal Point  adalah aksen yang di jadikan sebagai daya tarik ruangan. Bisa satu atau lebih.

Misalnya vocal point pada ruangan adalah jendela besar yang ada di ruangan, perapian atau bisa juga lukisan.  

Warna juga detail serta bentuk tertentu yang di berikan dapat di jadikan sebagai vocal point.

4. Ritme

Ritme dalam sebuah desain !nterior dapat diartikan sebagai semua pola pengulangan tentang visualRitme didefinisikan sebagai kontinuitas atau pergerakan terorganisir.

5. Detail

Pada desain !nterior, detail mencangkup segala hal yang berkaitan dengan kelengkapan yang ada pada ruangan.

Mulai dari furniture utama, furniture tambahan, hingga furniture artivasial.

Detail-detail tersebut juga berpengaruh besar terhadap suasana ruang yang tercipta.

6. Scale dan Proporsi

Skala dan proporsi merupakan kedua prinsip desain yang berjalan beriringan, karena keduanya berhubungan dengan ukuran dan bentuk.

Skala dan proporsi disini berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan civitas yang berada di dalam ruangan.

7. Warna

Warna pada desain !nterior sangat berpengaruh terhadap mood dan suasana ruang.

Warna-warna yang soft akan cenderung menciptakan suasana ruang yang menenangkan, sedangkan warna-warna cerah akan memberikan suasana ruang yang menyegarkan.

Desain !nterior juga bisa dijadikan acuan dalam pembuatan rumah dalam bebagai gaya, begitu pula dengan rumah dengan gaya modern.

Dapat diartikan bahwa hal tersebut merupakan komponen pendukung dalam hal proses konstruksi, khususnya dalam ruangan.

Tips Menata Interior

Setelah mengetahui unsur dan prinsip dasar desain interior, kini saatnya untuk mengetahui bagaimana cara menata interior yang tepat.

Tujuannya tentu agar para penghuni rumah menjadi lebih nyaman ketika tinggal di dalam ruangan. 

1. Perhatikan Kerapian Ruangan 

Dalam sebuah ruangan, kerapian menjadi unsur penting ketika mendesain !nterior rumah. Jangan biarkan barang-barang di rumah berserakan di mana-mana. 

Pins mungkin tidak menyadarinya, namun rumah yang berantakan bisa menjadi salah satu pemicu stres.

Baca Juga :  Produk Desain Furniture Vintage

Cara merapikan rumah bisa melalui pengadaan beragam ruang penyimpanan, barang-barang pun akan tersusun rapi dengan teratur.

2. Pilihlah Warna yang Tepat dalam Setiap Ruangan 

Kekuatan warna dalam sebuah !nterior rumah tidak boleh disepelekan, lho! Warna yang berbeda terbukti memiliki efek yang berbeda terhadap mood seseorang. 

Misalnya, warna hijau dan biru muda memiliki efek menenangkan yang dapat digunakan di ruang tidur.

Selain itu, penggunaan warna merah dan kuning sangat cocok digunakan di ruang makan karena mampu meningkatkan nafsu makan penghuninya.  

Warna netral dan alami dapat menghadirkan kesan terang sekaligus lapang.

Pilih juga perpaduan warna yang dapat mendatangkan atmosfer ringan ke dalam !nterior rumah. 

3. Menambah Tanaman Hijau 

Penempatan tanaman hijau dalam ruangan memiliki begitu banyak manfaat untuk Pins dan keluarga.

dapat menyejukkan pandangan, beberapa jenis tanaman telah terbukti mampu meningkatkan kualitas udara. 

Tanaman dipercaya dapat membersihkan toksin atau racun di udara.

Dengan kualitas udara yang lebih baik, kesehatan Pins juga pastinya akan lebih terjaga.

4. Sediakan Akses Terbuka untuk Cahaya Matahari 

Desain !nterior rumah sehat tidak akan lengkap tanpa adanya akses terbuka untuk cahaya matahari. 

Cobalah memasang jendela kaca yang tersebar di seluruh rumah.

Anda dapat menikmati manfaat dari sinar matahari yang dapat menghangatkan tubuh dan menerangi seluruh bagian rumah.

5. Atur Furnuitur untuk Kemudahan Berlalu Lalang 

Terakhir, perhatikan juga penempatan furnitur untuk menciptakan kenyamanan dalam rumah.

Furnitur berupa meja, kursi, tempat tidur, lemari, dan furnitur berat lainnya perlu diatur dengan baik agar ruangan tidak terlihat sumpek. 

Selain itu, penempatan furnitur perlu diatur untuk memudahkan para penghuni ketika berlalu lalang.

Hal ini akan memudahkan aktivitas dari satu area ke area lainnya.

***

Nah, kita sudah selesai membahas mengenai desain interio mulai dari pengertian sampai dengan tips menata interior.

Semoga dengan membaca artikel ini, dapat membuat Anda jadi lebih tahu mengenai desain interior dan ruang lingkupnya.

Jika ingin menata rumah tanpa ribet dan pusing memikirkan detail-detail benda yang ada di ruangan. Anda dapat menggunakan jasa menata rumah/ jasa desain interior rumah dari HJ Kreasindo.

Apabila Anda berminat Anda dapat langsung hubungi kontak di bawah ini:

HP. 0812-9485-9090

E-mail : ditehm@hernadhijaya.co.id