Jenis Karpet Berdasarkan Bahan Baku

Istilah karpet berasal dari bahasa Italia “Carpita” atau “Carpire” yang berarti memetik. Indonesia karpet sering tersebut dengan istilah permadani.

Karpet ada beberapa jenis berdasarkan bahan baku pembuatannya. Bahan baku yang terpakai memiliki kelebihannya masing masing.

Jenis Karpet Berdasarkan Bahan Baku

Berikut jenis karpet berdasarkan bahan bakunya :

Karpet Wool

Bahan baku berasal dari bulu domba, inilah kenapa wool adalah serat alami. Wool memiliki banyak kelebihan antaranya yaitu kuat, hangat, tidak pengap dan kandungan lemak alaminya yang tinggi, wool tahan terhadap noda dan bau.

Karpet Wool tahan air, api, noda, lapisan tebal dan awet. Jika karpet di rawat dengan baik karpet wol dapat bertahan sampai dengan 30 tahun.

Baca Juga :  jual karpet custom | bikin karpet sendiri

Karpet Acrylic

Benang acrylic merupakan benang yang terbuat dari bahan sintetis acrylic fiber yang mempunyai tekstur yang lebih lembut daripada wool.

Kelebihan karpet acrylic antara lain tahan jamur,tahan kelembaban, perawatannya lebih mudah dan awet.

Pages: 1 2